Artikel Populer

Rp 21 Milyar diGelontorkan Mess Maluku Belum Juga Selesai Rehab.

Rp 21 Milyar diGelontorkan Mess Maluku Belum Juga Selesai Rehab.

Suara reformasi Com.Ambon.Mess Maluku lagi-lagi mendapat sorotan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku' dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD provinsi Maluku terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban gubernur Maluku Tahun 2023.

Bahkan pada Rapat Paripurna itu, wakil ketua komisi I DPRD Provinsi Maluku, Yantje Wenno, SH meminta kepada aparat penegak hukum supaya melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap indikasi dugaan korupsi pada proses rehab bangunan Mess Maluku. Indikasi itu semakin menguat lantaran dari Rp 21 Milyar telah digelontorkan tetapi selama empat tahun terakhir Mesa milik masyarakat Maluku itu tak kunjung selesai direhab.

"Kita alokasikan Rp 21 Milyar selama lebih dari empat tahun itu tidak pernah selesai-selesai padahal cuma renovasi, nanti kalau saudara-saudara berkunjung kesana bisa lihat, renovasi tarmaso-maso akal punya karena tidak ada sesuatu yang berubah dan bagus disana, "kesal Yantje Wenno sembari meminta lembaga DPRD Maluku dalam rekomendasinya meminta perhatian aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dan penyidikan.

"Patut diduga bahwa proses pembangunan itu sarat dengan korupsi, memang tidak cukup hanya dengan rekomendasi tapi saya mendesak DPRD Maluku secara kelembagaan menyurati pihak aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan penyelahgunaan kewenangan keuangan negara, "tandas Wenno bakal calon walikota Ambon ini, kepada awak media usai rapat paripurna tersebut Senin (22/04/24) siang.


Menurutnya proses dimulainya penyelidikan dan penyidikan itu dimaksudkan untuk bisa menemukan apa sebab dana masalahnya sehingga Mess Maluku tak kunjung selesai hingga saat ini.


Pihaknya juga sangat sependapat sependapat dengan apa yang dikemukakan Samson Atapary SH.

"Saya kira proses demokrasi yang seperti disampaikan pak Samson tadi kemukakan,

*Kita menyampaikan turut berdukacita atas matinya tanggungjawab pimpinan daerah, artinya proses Demokrasi dan kemitraan yang samasekali tidak jalan'  sehingga Paripurna hari ini, tidak dihadiri oleh baik gubernur, wakil gubernur maupun sekda Maluku tidak tau mereka sementara berurusan apa, tapi DPRD Provinsi Maluku tidak bisa lagi menunda karena tinggal dua hari lagi masa jabatan gubernur dan wakil gubernur Maluku segerah akan berakhir tanggal 24 April 2024. Karena itu DPRD Provinsi Maluku tetap melaksanakan Paripurna untuk menyampaikan sejumlah rekomendasi sebagaimana disampaikan oleh ketua tim Pansus. Rekomendasi ini tentu akan diberikan kepada apakah itu diberikan kepada penjabat gubernur yang baru untuk ditindaklanjuti, sekaligus dengan intrupsi saya soal Mess Maluku.

Kita alokasikan dana kurang lebih Rp 21 M selama lebih dari empat tahun itu tidak pernah selesai-selesai padahal cuma renovasi, "sesal Wenno seraya mengakhiri keterangannya. Bahkan pantauan media ini, dari sisi rehab misalnya kebanyakan kloset duduk masih tidak alami perubahan artinya masih menggunakan yang lama alias tidak diganti, sehingga nampak kalau kloset berwarna kuning. Termasuk tercatat pada beberapa point di bawah ini ;

1. Air tidak layak, suka berubah warna;

2. Lift tidak dimantenance dengan baik hanya pergantian Wallpaper saja.

3. Toilet lobby dan toilet umum di masingmasing lantai kotor kerannya udah kotor

4. Sistem pendinginan AC perlu ditinjau lagi. Karena udara pengap.

5. Perlu ditinjau Jaringan pembuangan air di basement karena sering banjir klu hujan.

6. Lt 4 banyak Wallpaper lama yg rusak serta ruangan pengap dan panas. (***)


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo....

Cindy

Tingkatkan !!!...

Larry

Bagus...

Jerry

Good !!...

nisa

Blognya keren !!...

Mila Karmila

Metode SEO yang sangat keren!!!......

Dian Herliwan
Kategori